kekuatan sedekah dan pasrah…
sebuah cerita saya ambil dari ceramah yusuf mansyur…
Ada seorang namanya Malik, dia malam itu memutuskan untuk bunuh diri. kenapa malik mau bunuh diri ternyata malik punya masalah yang menurutnya tidak mungkin bisa terpecahkan lagi. Dulu malik adalah seorang yang kaya raya, tapi tidak pernah menjalankan agama nya dengan benar, sering meninggalkan sholat. Justru kegiatanya diisi dengan banyak kemaksiatan, seperti berjudi dan mabok-mabokan. Suatu hari usaha yang dijalankan malik ternyata bangkrut bukanya berhenti dari berjudi dan mabok-mabokan, tapi justru itu jadi pelarian si malik. akhirnya harta malik ludes tinggal atu-atunya rumah yang dia punya. selain itu malik juga punya utang 15 juta rupiah. siang itu malik didatangi si rentenir penagih utang ditemani oleh bodyguard yang serem dan kekar, si rentenir bilang. “Lik..jika kamu besok senin ini jam 10 pagi, kamu tidak bisa menyediakan uang 15 juta maka rumahmu ini saya ambil, kamu keluar saja dari rumahmu ini..”. si malik bingung mau cari uang kemana..ke tetangga tidak ada, ke saudara juga tidak ada. apalagi mendadak seperti itu. itu masalah malik yang pertama. yang kedua masalahnya adalah istrinya malik ternyata minta cerai. kenapa? ya iyalah…ternyata malik pernah selingkuh. mana ada istri yang cinta sama suaminya yang selingkuh…walaupun dulu kata malik selingkuhnya itu karena tidak disengaja. Emang ada selingkuh tidak disengaja? buktinya ini malik…begini ceritanya, dulu pas malik sering hobi mabok dan judi secara tak sengaja tak sadarkan diri pulang ke seorang wanita mabok juga, dan mereka akhirnya melakukan zina. begitu bangun pagi2 mereka kaget..lho kok mereka bisa tidur bareng. si wanita bilang kepada malik..”lik..lik..kita udah gede, elo udah pya klga..kita anggap kejadian ini tidak pernah terjadi..”, akhirnya malik pulang dengan lega. tapi setelah empat bulan jadi lain ceritanya, yang tadinya wanita itu tidak menuntut apa-apa,malah dateng rumahnya malik, walaupun saat itu ndak sengaja akhirnya jadi juga. artinya si wanita jadi hamil. istrinya malik sangat kaget dan shok berat. mulai saat itu istrinya malik pisah ranjang sampai sekarang ini hampir 3 tahun.
Hari minggu siang itu juga setelah kedatangan rentenir kira-kira jam 1 siang, istrinya malik dateng. dan bilang sama si malik. lik…besok siang jam 12 akan ada orang yang dateng kesini untuk menjemput kamu, kamu besok harus tanda tangan surat cerai. jadi ceritanya nih besok siang keluarganya istrinya malik mau paksa malik untuk dateng ke pengadilan agama dan harus menandatangani surat perceraian. setelah bilang gitu istrinya malik pergi. hari itu malik seperti membawa sebongkah batu besar di pundaknya. masalah itu begitu besar sehingga malik tidak kuat menahan batu masalah sebesar itu di pundaknya sehingga memutuskan untuk bunuh diri saja. ternyata tidak hanya itu saja jam 3an sore anaknya dateng dari main bola, dan bilang pada malik juga..”Pak, besok aku tidak bisa sekolah lagi..”, tanya malik, “Lho kenapa nak..”, jawab anaknya..”Pak, saya belum bayar SPP sampai tuju bulan..jadi saya ndak bisa sekolah lagi..”. Niat bunuh diri malik semakin menjadi-jadi. Malik benar-benar gelap mata dan pikiran. sepertinya sudah sangat berat beban permasalahan hidupnya. buat apa hidup jika seperti ini terus.
sekitar jam 8 malem malik sudah bersiap-siap untuk melakukan bunuh diri, tapi dia menunggu anaknya tidur dulu. dalam acara menunggu itu secercah hidayah dateng kepada si malik, secara tiba-tiba dia berpikir , sebelum saya bunuh diri saya sholat dulu lah, ya sholat yang terakhir, kan selama ini tidak pernah sholat. kemudia malik mengambil air wudhu di belakang rumah. ketika wudhu ada suatu hal aneh yang terjadi, yaitu kenapa yang dibasuh badan tapi yang adem malah ati..
(Bersambung..)
Taqobbalallahuminna waminkum
Washiyamana washiyamakum
Minal ‘Aidin walpaidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin 1 Syawal 1429 H