Law Of Attraction…
Percaya ndak sih ma Law Of Attraction
Dulu waktu mau masuk sma aku membayangkan seandainya saja jika bisa ketrima di smunsa klaten. Pada saat itu kesempatan aku untuk masuk smunsa klaten sangatlah tipis. Kaena bagaimana mungkin dengan kondisi akademisku yang amburadul dan kondisi lingkungan sekolah yang parah. Untuk bisa masuk smunsa harus minimal bisa rangking 3 besar se SMP ku waktu itu. Tetapi aku terus berpikir dan berdoa aku bisa masuk smunsa walaupun dengan kondisi seperti ini. Ternyata cara kita berpikir akan menarik cara kita bertindak. Saya mimpi bisa masuk smunsa, maka tindakan saya juga mengarah menuju bagaimana cara masuk ke smunsa. Waktu itu saya masih bodoh sekali. Hanya hanya punya 1 nilai 8 yaitu PPKN dan 2 nilai 7 sejarah dan Agama, yang lain hanya 6. Sangat-sangat jauh dari realistik buat masuk smunsa. Tapi akhirnya saya bisa masuk smunsa walupun dengan peringkat no 295 dari 360 murid.
Jika anda pernah bermimpi dan mimpi anda jadi kenyataan. Sebetulnya kekuatan apa sih yang mendorong mimpi ini bisa terwujud. Apa benar sih pikiran kita ini punya daya magnet yang dasyat untuk menarik kenyataan yang akan terjadi pada diri kita. Saya waktu SD dulu punya angan2 bisa lihat IPTN, sekarang ini saya tinggal di Bandung dan hampir tiap bulan sekali lewat samping pabrik pesawat terbesar di asia tenggara itu. Saya kaget sekali saya sadar saya telah mewujudkan mimpi saya walaupun hanya sekedar lewat samping IPTN. Karena waktu SD dulu tokoh idola saya adalah BJ Habibie.
Banyak sih kejadian-kejadia n yang dulu hanya saya impikan ternyata menjadi kenyataan. Walaupun dalam rentang waktu yang berbeda-beda terwujudnya. Ada yang butuh waktu tahunan ada yang bulanan bahkan ada yang dalam hitungan jam. Apakah benar bahwa law of attraction merupakan hukum alam semesta sama seperti hukum gaya gravitasi. Semua orang dengan agama yang berbeda mempunyai mimpi dan bisa mewujudkanya. Apakah ini hukum gaya tarik itu artinya memang tidak memandang latar belakang agama dan lainya. Apakah ini hukum yang diatur oleh Alloh untuk semua orang tanpa memandang keimanan mereka. Ada ajaran islam yang mengajarkan “Aku sesuai dengan prasangka hambaku..”apakah ini berlaku untuk semua orang. Dan juga ada ayat yang mengatakan “jika kamu bersyukur maka akan Aku tambah nikmat ku padamu…”Saya percaya dengan ayat ini karena saya Muslim dan beriman pada Al Qur’an. Berarti ada hubungan ayat diatas dengan law of attraction. Bahwa apa yang kita pikirkan akan berpengaruh pada kehidupan kita. Jika kita bersyukur maka akan ditambah kebaikan dan jika kita memikirkan impian yang baik-baik maka Alloh akan menunjukan jalan yang terbaik untuk menempuhnya dan mencapainya.
http://www.anak-pintar.com